Wednesday, March 9, 2016

When you lose your sight ...

Listen, my radiant one—
if you ever lose sight of me
just follow in my footsteps where I lead my lovers.
Come with your burdens and cares.
Come to the place near the sanctuary of my shepherds—
there you will find me.
Song of Songs 1 : 8 TPT

First of all, do you guys know for God you are His dearest ? For Him you are His radiant one ? For Him you are His loveliest one ? --selah

But hey, do you know guys, even in your darkest moment or even if you're wandering, you're asking yourself "Why God ? Where are You, God ?"
God still calls you His beloved one.

I think in our lives, we ever made some mistakes, or wrong decisions or maybe we have ruined our lives or we have been so angry or maybe... 
Oh well, whatever we have done in our lives, God still calls us His beautiful one. He is longing for us to come back to His sanctuary. 

These 2 things I've learned from this passage, when we have problem or we feel like we are in the wrong path :

1. We need to come back to God, seek Him, praise Him, and follow His instructions. Give all of our burdens and cares to Him. 
“Give your burdens to the LORD, and he will take care of you. He will not permit the godly to slip and fall.”
Psalms 55:22 NLT

“Give all your worries and cares to God, for he cares about you.”
1 Peter 5:7 NLT

2. It is ok to share your burdens to your friends, so they can pray for you and encourage you to stay on track with God. 
“Are any of you suffering hardships? You should pray. Are any of you happy? You should sing praises. Are any of you sick? You should call for the elders of the church to come and pray over you, anointing you with oil in the name of the Lord. Such a prayer offered in faith will heal the sick, and the Lord will make you well. And if you have committed any sins, you will be forgiven. Confess your sins to each other and pray for each other so that you may be healed. The earnest prayer of a righteous person has great power and produces wonderful results.”
James 5:13-16 NLT

So yes brethens, when we face difficulties in our lives, run to God first then maybe after that you can ask your friend(s) to pray for you, don't do it in reverse. 

Monday, March 7, 2016

To Know Him Is To Love Him

Tiba-tiba teringat lagu ini, dari judul lagu nya, saya seperti di ingatkan untuk mengenal seseorang itu kita harus mengasihi mereka terlebih dahulu, walo ada pepatah tak kenal maka tak sayang, tapi utk lebih mengenal orang lebih dalam kita harus mengasihi mereka dulu. Kenapa ? Karena kalau menurut saya ketika kita mulai mengenal seseorang lebih dalam, maka kita bisa melihat kelebihan dan kekurangan orang itu, dan kecenderungan kita adalah bisa menerima kelebihan orang lain tapi sulit untuk menerima kekurangan orang lain. Sebaliknya jika kita mengasihi orang itu terlebih dahulu tanpa kita perlu mengenal mereka lebih dalam, kita bisa menerima apa adanya, dan itu yang kita sebut unconditional love. Ketika mereka jatuh dalam godaan pun, kita bisa lebih membantu mereka untuk kembali ke jalan yang benar tanpa kita menghakimi atau mengkritik perbuatan mereka. 


Sebagai bahan renungan aja : 

Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing. 
Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna. Dan sekalipun aku membagi-bagikan segala sesuatu yang ada padaku, bahkan menyerahkan tubuhku untuk dibakar, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, sedikit pun tidak ada faedahnya bagiku.

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.
Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna. Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.

Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.”
1 Korintus 13:1-5, 7-10, 13 TB

Firman diatas cukup jelas, apapun yang kita punya, apapun yang kita lakukan, jika kita tidak memiliki kasih, semuanya akan sia-sia. 
Let's find the beauty from the ashes.

Wednesday, February 10, 2016

Kidung Agung 1 : 5 - 7

Beberapa hal yang menghalangi kita untuk datang ke Tuhan dan lebih intim dengan Tuhan

Kidung Agung 1 : 5 "Memang hitam aku, tetapi cantik, hai puteri-puteri Yerusalem, seperti kemah orang-orang Kedar, seperti tirai-tirai orang Salma"

- > Memang hitam aku,
kita sadar kelemahan kita atau bahkan kita sadar dengan dosa kita.
Manusia pertama, Adam setelah melanggar Tuhan dengan memakan buah pengetahuan, dia bersembunyi dari Tuhan, bukan karena dia sadar karena dia telanjang, tapi dia tau bahwa dia berbuat salah. 

-> Seperti kemah orang-orang Kedar, seperti tirai-tirai orang Salma

Ini kemah orang Kedar. Kemah yang berada di padang gurun.
Ada saat dimana kita merasa hubungan kita dengan Tuhan merasa kering. Kita merasa doa kita ga dijawab atau Tuhan menjawab doa kita dengan bilang Tidak. Kita seperti melakukan banyak hal tapi ga melihat hasilnya. 

Kidung Agung 1 : 6 "Janganlah kamu perhatikan bahwa aku hitam, karena terik matahari membakar aku. Putera-putera ibuku marah kepadaku, aku dijadikan mereka penjaga kebun-kebun anggur, kebun anggurku sendiri tak ku jaga"

-> Janganlah kamu perhatikan bahwa aku hitam.
Banyak orang yang mengingatkan kita akan kesalahan kita di masa lalu, atau banyak orang yang hanya melihat kekurangan kita. 

-> Karena terik matahari membakar aku.
Putera-putera ibuku marah kepadaku, aku dijadikan mereka penjaga kebun anggur, kebun anggurku sendiri tak kujaga.
We feel BURN OUT !! 
Kita sering kali karena kesibukan, terlalu banyak kegiatan yang kita lakukan, malah lupa untuk benar-benar datang kepada Tuhan. Kita jadikan doa dan baca firman itu hanya sebagai rutinitas.
Dari bulan November sampai menjelang imlek kemaren, saya sibuk, dan karena saya juga masih menyempatkan diri untuk bersosialisasi, saya sering kali harus lembur untuk menyelesaikan pekerjaan saya. Yes, saya masih berdoa, masih baca firman, tapi saya merasa waktu yang saya berikan untuk bersosialisasi dengan Tuhan itu kurang. Ini juga alasan saya untuk merenungkan kembali kitab Kidung Agung, I want to feel pursued by God. 

Itu adalah contoh hal yang menghalangi kita datang dan mempunyai hubungan yang lebih dekat dengan kita. 
Kalau kita pada saat ini merasa seperti itu, mari kita datang ke Tuhan. Seperti yang dilakukan oleh mempelai wanita dalam kitab Kidung Agung ini.

Kidung Agung 1 : 7 "Ceritakanlah kepadaku, jantung hatiku, dimana kakanda menggembalakan domba, dimana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari. Karena mengapa aku akan jadi serupa pengembara, dekat kawanan-kawan domba teman-temanmu"

Ketika kita merasa lelah dengan kehidupan kita, ketika kita hilang arah tentang tujuan hidup kita. Kita tau bahwa kita bisa selalu kembali ke Tuhan, meminta tuntunannya. 
Mazmur 23 : 1, mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah gembala yang baik, dan Dia saja yang bisa mencukupi kebutuhan kita, bukan hanya kebutuhan jasmani kita tapi juga kebutuhan rohani kita.

Tuhan Memberkati.


Tuesday, February 9, 2016

Kidung Agung 1 : 1 - 4

Kidung Agung 1 : 1 - 4 
Mempelai perempuan dan puteri-puteri Yerusalem.

Mempelai perempuan -> kita semua orang yang percaya dan menerima Yesus.

Mempelai laki-laki / Raja : Yesus

Ayat 1 - 3 
-> ketika kita mengingat semua kebaikan dan kasih Tuhan ke kita, ketika kita meminta Tuhan masuk dalam kehidupan kita. 

Ay 3 : "harum bau minyakMu, bagaikan minyak yang tercurah namaMu, oleh sebab itu gadis-gadis cinta kepadaMu"
 
Kemaren salah satu point kothbah Pak Joko, kita sebagai orang Kristen punya label untuk menjadi garam dan terang bagi lingkungan sekitar kita. 

Ketika kita benar-benar hidup dalam Kristus, seharusnya orang-orang yang belum mengenal Yesus bisa melihat Kristus dalam kehidupan kita. Karena kita tau action speak louder than words.
_selah_

Ayat 4a : "tariklah aku dibelakangmu, marilah kita cepat-cepat pergi ! Sang Raja telah membawa aku ke dalam mahligai-mahligai Nya" 

Kita tau bahwa Tuhan yang memilih kita,  bahkan Tuhan mengejar kita dengan menunjukkan kebaikkanNya.
Dalam terjemahan bahasa Inggris TPT Version )
->  "Draw me into Your heart and lead me out, we will run away together into Your cloud filled chamber"
Waktu saya baca ini, saya diingatkan kalau saya yang mengambil keputusan untuk kembali ke Tuhan, untuk ikut Tuhan, dan untuk selalu meminta Tuhan menuntun saya. 
Hari ini saya diingatkan apa dalam perjalanan hidup saya, apa saya sudah benar-benar hidup dalam Tuhan ?

However, ketika saya merespon Tuhan untuk masuk dalam kehidupan gw, Tuhan lebih menginginkan saya ( n i believe all of you too ) untuk lebih mengenal dan mempunyai deeper intimacy dengan Tuhan.
Seperti yang tertulis, Sang Raja telah membawa aku ke dalam mahligai-mahligai Nya. 
Mahligai - bedroom. 

My conclusion :
Tuhan yang "mengejar" kita dengan menunjukkan kasih Nya kepada kita, ketika Tuhan ada dalam hidup kita, orang disekitar kita, seharusnya orang di sekitar kita yang belum mengenal Tuhan, bisa melihat ada perbedaan yang baik dalam hidup kita. 
Tapi terlebih dari itu, ketika kita merespon Tuhan untuk masuk dalam hidup kita. 
Tuhan malah mau kita untuk lebih intim dengan kita.